Kuliah Umum Maru: Tiga Kunci Sukses Belajar A la Tung Desem

Gaya Tung Desem yang atraktif membuat kuliah umum mahasiswa baru UNS semakin semarak.
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sekitar 8.498 mahasiswa baru UNS dari jenjang diploma, sarjana, dan pascasarjana memadati halaman Kantor Pusat Gedung dr. Prakosa. Seragam putih dan almamater biru telur khas UNS menutupi hijaunya halaman kantor pusat. Usai mengikuti upacara pelantikan, Kamis (18/8), mereka, mahasiswa baru UNS mengikuti kuliah umum dari motivator ternama, Tung Desem Waringin.

Tung Desem Waringin yang merupakan alumni Fakultas Hukum UNS membagi pengalaman selama menjadi mahasiswa dulu. Kuliah umum yang digelar di halaman kantor pusat terlihat semarak dengan gaya Tung yang atraktif. Sesekali mahasiswa baru itu diajak melakukan gerakan-gerakan yang membakar semangat. “Angkat tangan, katakan ‘semangat hore’,” komando Tung.

Meski angin yang kencang membuat gemuruh pada pengeras suara, pesan Tung tentang tiga kunci sukses belajar masih terdengar jelas. Pertama, menurut Tung, meluangkan waktu untuk membaca materi yang akan diajarkan memudahkan kita memahami materi. Begitu juga, meluangkan waktu membaca materi setelah usai pelajaran. Kedua, pastikan kita memahami materi. Tanyakan materi tersebut kepada guru meski kita sudah paham. “Bikin kita terkenal juga di mata guru,” kelakarnya. Ketiga, biasakan mengerjakan soal-soal tahun lalu. Selain itu, Tung juga menyampaikan untuk belajar menulis jurnal sejak semester satu. “Jangan menunggu sampai semester tujuh, ketinggalan,” ujarnya.

Ditemani oleh petugas alih bahasa isyarat di sepanjang kuliah umum, Tung melanjutkan kuliahnya tentang bisnis. Meski masih di bangku kuliah, menurut Tung, mahasiswa bisa ‘merdeka’ secara finansial. Mahasiswa bisa memulai bisnis sejak dini. Bisnis yang paling tidak membutuhkan modal menurut Tung adalah menjadi makelar. Selain itu biasakan menyisihkan uang saku. Kemudian, investasikan uang tersebut untuk barang atau hal yang produktif, yakni yang bisa menambah nilai uang tersebut. “Berani ‘sadis’, sabar, dan disiplin untuk kesenangan,” Tung Desem menekankan.

Tung Desem Waringin merupakan lulusan Fakultas Hukum tahun 1987. Ia pernah dinobatkan sebagai The Most Powerful People and Ideas in Business 2005 versi Majalah SWA. Ia dikenal juga sebagai konsultan dan pembicara yang telah tampil di hadapan lebih dari 100 ribu orang dari berbagai penjuru dunia. Tung pernah memecahkan rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai penulis buku yang menginspirasi pertama Financial Revolution di Indonesia yang penjualannya melebihi 10.551 eksemplar pada hari pertama peredarannya. Tahun 2013, Tung terpilih sebagai 100 Alumni UNS Berprestasi. [anna.red.uns.ac.id]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*