Simposium Nasional D-4 Bidan Pendidik, Bidan Profesional Harus Peduli Sesama

Program Diploma 4 Bidan Pendidik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan simposium nasional, Minggu (23/8). Acara tahunan yang diadakan di auditorium ini mengambil tema “Changing the Healthy Paradigm to be Successful Along with Sociopreneur” dan berhasil menarik perhatian 1123 peserta.

Tema acara tersebut memiliki fokus pada kata sociopreneur, alasannya adalah bahwa dewasa ini orang-orang lebih mengenal entrepreneur. Panitia juga berpendapat bahwa kebanyakan orang-orang berbisnis dan mencari target keuangan. Oleh karena itu, panitia ingin menyosialisasikan dan mengajak peserta agar lebih peduli sesama saat nanti telah menjadi bidan profesional di samping mengambil untung finansial.

Simposium nasional kali ini menghadirkan empat orang sebagai pembicara. Robin Lim—yang merupakan pendiri yayasan Bumi Sehat dan juga peraih CNN Heroes Award 2011; dr. Gamal Albinsaid— Chief Executive Officer (CEO) Indonesia Medika; Yeti—dari Ikatan Bidan Indonesia; dan Nurul Malih—CEO dan pendiri IndoFootwear.

Robin membawakan materi tentang Gentle Birth yang megusung konsep persalinan yang santun, tenang, serta alami sehingga ibu nantinya bisa tenang dan santai saat melahirkan. Yayasan yang didirikan Robin di Bali tersebut melayani ibu-ibu yang akan melahirkan dengan biaya yang murah bahkan gratis. Sedang dr. Gamal Albinsaid memaparkan tentang replikasi asuransi sampah, memberikan kemudahan pasien melakukan pemeriksaan dan membayar dengan sampah.

Simposium nasional yang diselenggarakan oleh mahasiswa D-4 Bidan Pendidik ini juga merupaka pra syarat wisuda. Mahasiswa D-4, setelah melewati ujian, diwajibkan mengadakan suatu kegiatan—contohnya simposium, sebelum wisuda sebagai salah satu syarat kelulusan. Rencananya wisuda untuk program diploma akan digelar 26 September 2015.   [dodo.red.uns.ac.id]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*