Semangat 70 Tahun Indonesia Merdeka, Ravik Ajak UNS BISA

Pasukan pengibar bendera (Paskibra) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berdiri gagah dengan seragam kebanggan di halaman Gedung Pusat dr. Prakosa, Senin pagi (17/8). Mereka bersiap mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-70. Sedang di beberapa sudut lain, terlihat para pemimpin kelompok menyiapkan peserta upacara berbaris rapi.

Pukul 07.30 WIB tepat, upacara proklamasi kemerdekaan yang diikuti oleh keluarga besar UNS dan Dharma Wanita Persatuan dimulai. Inspektur upacara yang merupakan Rektor UNS, Ravik Karsidi memasuki lapangan upacara. Kemudian dilanjutkan dengan pengibaran Sang Merah Putih oleh Paskibra UNS.

Pada kesempatan seremonial peringatan hari ulang tahun kemerdekaan RI tersebut, Ravik membacakan pidato sambutan menteri riset, teknologi, dan pendidikan tinggi (Menristek) dengan tema “Ayo Kerja Membangun Kualitas Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Untuk Menghasilkan Inovasi Yang Unggul”.

Sebelum mengakhiri pidato sambutan menristek yang ditutup dengan puisi karya WS. Rendra, Ravik mengajak seluruh peserta upacara untuk mengimplementasikan budaya kerja UNS ACTIVE (Achievement Orientation, Customer Orientation, Teamwork, Integrity, Visionary, Entrepreneurship) dan UNS BISA (Berbudaya ACTIVE, Internasionalisasi, Sinergi, dan Akselerasi).

“Dalam rangka merealisasikan Kerja, Kerja, dan Kerja alhamdulillah kita telah punya budaya kerja. Budaya itu adalah ACTIVE. Di depan situ (di jalan depan gedung pusat dr. Prakosa—Red.) tertulis besar ACTIVE untuk menyadarkan kita supaya setiap masuk kerja harus berdasarkan budaya kerja untuk mengimplementasikan semboyan Kerja, Kerja, dan Kerja di UNS,” tutur Ravik dengan penuh semangat.

Selain seremonial peringatan proklamasi kemerdekaan, pada upacara 17 Agustus tersebut UNS memberikan beberapa penghargaan kepada civitas akademika. Penghargaan tersebut diantaranya cincin purnakarya, satya lancana karya satya, tenaga kependidikan dan dosen berprestasi, serta mahasiswa berprestasi. Cincin purnakarya diberikan kepada 49 pegawai UNS yang tahun ini sudah memasuki masa pensiunnya. Sedangkan satya lancana karya satya diberikan kepada 79 pendidik, pustakawan, hingga laboran yang telah berpuluh tahun mengabdi di UNS.

Untuk tenaga kependidikan berprestasi diberikan kepada Muhammad Nizam dan Irwan Trinugroho. Keduanya telah berkontribusi dalam best scholar (individu) untuk publikasi terindeks SCOPUS periode 1 November 2014 sampai dengan 31 Juli 2015 dengan jumlah paper berturut-turut 11 dan 5. Pada kesempatan peringatan proklamasi kemerdekaan tersebut, Fakultas Teknik dinobatkan sebagai fakultas terbaik yang berkontribusi dalam publikasi internasional SCOPUS dengan 36 paper. Selain itu, sebanyak 100-an mahasiswa berprestasi juga mendapatkan penghargaan dari kampus. [afifah.red.uns.ac.id]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*