Target Penyaluran LAZIS UNS 2,9 M di Tahun 2016

Rapat kerja (raker) bagi sebuah lembaga merupakan hal yang penting. Di sana lembaga membuat target untuk tahun depan dan evaluasi tahun sebelumnya. LAZIS UNS sebagai lembaga amil zakat profesional pada 1-6 Desember 2015 melaksanakan Raker 2016 bertempat di Kompleks Masjid Nurul Huda UNS. Acara raker yang cukup sederhana itu menghasilkan beberapa program utama dan rekomendasi tahun 2016.
Adapun program tersebut adalah, Program Pendidikan yang terdiri dari Beasiswa Prestatif Mahasiswa, Beasiswa Adik Asuh, Beasiswa Yatim, Beasiswa penghafal Alquran, Rumah Anak Pintar, dan Perpustakaan Keliling. Program Dakwah yang terdiri dari Pendampingan TPA (Taman Pendidikan Alquran), Ramadan, Qurban Sampai Pelosok (QSP), Tebar Quran, Pembinaan Mustahik, dan penerbitan majalah GIVE. Sedangkan program Kemanusiaan terdiri dari bakti sosial dan siaga bencana.
Target program 2016 ini adalah meningkatkan kualitas program-program yang ada. Misalnya untuk program beasiswa diperkuat di sisi pembinaan penerima beasiswa/adik asuh. Untuk program perpustakaan keliling ditargetkan tahun ini ada mobil khusus perpustakaan keliling.
Untuk program donasi di tahun 2016 diperkuat di sisi program layanan donatur, yaitu bagaimana donatur dan calon donatur bisa lebih mudah untuk berdonasi melalui LAZIS UNS. Adapun kemudahan layanan donasi misalnya donasi di front office, jemput donasi, transfer ke rekening serta sistem zakat/infak potong gaji bagi dosen maupun karyawan di UNS. Selain itu, target tahun 2016 adalah meningkatkan kualitas laporan kepada donatur.
Dalam pembahasan anggaran, LAZIS UNS di 2016 ditargetkan bisa menyalurkan dan menghimpun dana sebesar Rp 2.934.850.000. Dana tersebut terdiri dari zakat Rp 936.610.000, infaq terikat Rp 728.740.000, infaq tidak terikat Rp 31.500.000, wakaf Rp 448.000.000, dan qurban Rp 790.000.000.
Dalam raker 2016 ada beberapa rekomendasi untuk dilaksanakan di tahun 2016, yaitu, optimalisasi penghimpunan di internal kampus UNS, memberdayakan dana zakat, infak, dan sedekah kepada mustahik (penerima) agar lebih produktif, bukan sekadar konsumtif, optimalisasi pembinaan penerima beasiswa/adik asuh, memiliki unit usaha untuk menambah pemasukan dana amil dan operasional, serta meningkatkan jaringan dan kerja sama antarlembaga sejenis maupun lembaga sponsor.
Dalam mencapai target di tahun 2016 nanti, LAZIS UNS berharap dukungan dari semua pihak, khususnya dari pimpinan Universitas Sebelas Maret, donatur, mitra pemberdayaan, dan masyarakat secara umum. [LAZIS UNS]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*